Terlebih lagi, masih menurut Syahganda, Rocky Gerung dikenal sebagai dedengkot pecinta alam.
Maka dengan latar belakang yang dimiliki Rocky, menurut Syahganda, dialog antaragama bisa berjalan dengan lebih intensif.
“Misalnya, Rocky dapat menjembatani dialog antara kelompok Gus Durian dengan FPI, antara kelompok non Muslim dengan kalangan Islam garis keras, antara kalangan akademis dengan kelompok agamis, dan lain sebagainya,” paparnya lagi.
Sebagaimana diketahui, Rocky Gerung bukan sosok yang asing di dunia perpolitikan Tanah Air.
Ia menjadi tokoh yang kerap mengeluarkan pandangan-pandangan kritis dan tak jarang menjadi kontroversi.
Bahkan, lulusan Universitas Indonesia ini pernah harus berhadapan dengan pihak berwajib gara-gara pernyataan kontroversialnya.
Tak jarang, Rocky Gerung pun kerap berkonflik dengan banyak pihak akibat pendapatnya yang memancing perdebatan.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI