SketsaNusantara.id - Gus Miftah akhirnya mengundurkan diri dari Utusan Khusus Presiden pasca video menghina pedagang es teh viral di media sosial.
Melalui konferensi pers yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Ora Aji miliknya, pendakwah bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu mengucapkan permintaan maaf sambil menangis kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dalam video yang tersebar di media sosial, Gus Miftah menyatakan pengunduran dirinya bukan karena tekanan atau paksaan dari siapapun.
"Dengan segala kerendahan hati, hari ini, saya Miftah Maulana Habiburrahman memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan," ucap Gus Miftah dalam video konferensi pers dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun Instagram @amanatinstitute.
"Keputusan ini saya ambil bukan karena tekanan siapapun, bukan karena permintaan siapapun, tetapi karena rasa tanggung jawab dan hormat saya kepada Presiden Prabowo Subianto," imbuhnya.
Gus Miftah juga menekankan pengambilan keputusan mengundurkan diri setalah merendungkan perbuatannya beberapa hari lalu.
Ayah dua anak ini lantas meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan juga kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Dengan segala kerendahan dan ketulusan hati, saya ingin menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Keputusan ini saya ambik melalui perenungan yang sangat mendalam," kata Gus Miftah.
"Saya juga meminta maaf kepada Presiden Prabowo yang selama ini sudah memberikan kepercayaan kepada saya," sambungnya.
Melalui kesempatan itu, Gus Miftah juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Prabowo Subianto yang telah mengangkatnya jadi Utusan Khusus Presiden.
Sambil menangis, Gus Miftah menceritakan jasa Prabowo yang telah "mengangkat derajatnya" dan memberikan pengalaman luar biasa baginya.