“Anti klimaks, penjual es teh yang dihina datangi Ponpes Miftah lalu diangkat jadi anggota kehormatan Banser, bubar, bubar, bubar, tontonan sudah selesai,” tulis akun X @cobeh2xxx.
“Langsung jadi jenderal, para donatur kecele,” timpal akun @Juliet_Mikexxx.
Meski begitu, tak sedikit juga yang menilai Sunhaji tidak memiliki kuasa lantaran hanya ‘orang kecil’.
“Potret masyarakat kelas Pak Sun ini, (mohon maaf) bisa apa? Jadi bahan ejekan karena pekerjaannya, suaranya diternak pas pemilu, objek konten bagi2, ketika dapet musibah dan kemudian dapat bantuan (berlebih) masih kena hujat minimal dinyinyirin,” tulis akun @mencla_menxxx.
“Berawal dari dicaci, berakhir dengan dikuasai. Nasib orang kecil. Semoga panjang umur dan diberikan kenikmatan yg hakiki. Aamiin,” tulis akun @budsaxxx.
“Si bapak tidak punya kuasa untuk menolak...Dia sendiri di keramaian. Banyak yg mensupport dia. Iya tapi di dunia maya,” tulis akun @ZetriBandxxx.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI