SketsaNusantara.id - Sikap Gus Miftah usai mengolok-olok Sunhaji, penjual es teh dalam sebuah acara pengajian, membuat Utusan Khusu Presiden tersebut langsung mendapat teguran.
Gus Miftah dianggap kurang tepat dalam bersikap dalam pengajian, kepada penjual es teh tersebut.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan, banyak permintaan sikap dari pemerintah atas viralnya kejadian pada 1-2 hari terakhir.
"Kami dari Kantor Komunikasi Kepresidenan ini menyayangkan kejadian yang kurang baik dan melibatkan utusan khusus presiden," ujarnya dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube Kantor Kepresidenan pada Kamis, 5 Desember 2024.
Atas perintah dari Prabowo Subianto, Hasan menerangkan jika presiden sangat menghormati dan menjaga adab kepada siapa pun, terlebih kepada pedagang kaki lima, nelayan, petani dan seluruh masyarakat.
"Dalam pidatonya juga disampaikan bahwa Presiden Prabowo menghormati mereka khususnya rakyat kecil, yang telah bekerja keras keluar dari rumah untuk bekerja dan memeras keringat untuk mencari rezeki yang halal bagi keluarganya," urai Hasan.
Maka dari itu, ia menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah bekerja keras dalam membangun Indonesia agar masyarakat bisa sejahtera.
Dikatakannya, presiden bersama seluruh pihak dalam Kabinet Merah Putih telah bekerja selama 7 hari dalam seminggu untuk meringankan beban masyarakat, demi Indonesia yang lebih baik.
Gus Miftah pun, sambung Hasan, telah ditegur langsung lewat Sekretaris Kabinet dan diminta segera meminta maaf pada Sunhaji, penjual es teh warga Magelang.
Baca Juga: Beda Sikap Gus Miftah dan Gilga Sahid Saat Lihat Pedagang Es Teh Jadi Sorotan, Netizen: Adabnya ...
"Bapak Presiden langsung meminta kepada Gus Miftah untuk meminta maaf kepada Bapak Sunhaji yang mungkin dan sangat terluka atas kejadian kemarin," pungkasnya.
Dengan perintah tersebut, Gus Miftah diminta segera mendatangi kediaman Sunhaji dan meminta maaf secara langsung.