SketsaNusantara.id - Beberapa hari ini kita dihebohkan oleh berita pembunuhan seorang remaja pada ayah serta neneknya sendiri dengan pisau bergagang kayu hingga tewas.
Diduga remaja dengan inisial nama MAS (14) yang tinggal di Lebak Bulus Jakarta tersebut sanggup melakukan tindakan keji tersebut karena mengidap penyakit bernama Psikotik Paranoid.
Hal itu disampaikan oleh kriminolog Universitas Indonesia Adrianus Meliala, hal itu berdasarkan keterangan sementara pelaku kepada polisi usai lakukan tindakan keji tersebut.
Lalu apa sebetulnya penyakit psikotik paranoid dan bagaimana akibatnya bagj seseorang yang mengidapnya ? Berikut penjelasannya dilansir dari SketsaNusantara.id dari laman Youtube Kompas TV.
Penyakit psikotik paranoid disebut sebagai gangguan mental yang ditandai oleh delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi.
Sering kali penyakit ini disertai dengan perasaan curiga atau ketakutan terhadap orang lain, berpikitan paranoid, delusi dan halusinasi serta pikiran yang aneh dan pola pikir yang berbeda dari orang kebanyakan.
Dalam kasus remaja yang membunuh ayah dan neneknya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dilihat dari keterangan sementara diperoleh kesimpulan bahwa ia alami psikotik paranoid.
Yang ditandai dengan sikap halusinasi seperti mendengar bisikan untuk membunuh.
Sebab itulah penyakit ini dapat menyebabkan perilaku berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Kasus pembunuhan oleh MAS merupakan contoh ekstrem di mana kondisi mental yang tidak terdiagnosis atau tidak diobati yang kemudian berujung pada tindakan kriminal.
Konon ada beberapa faktor Penyebab timbulnya penyakit ini yakni :