SketsaNusantara.id - Miftah Maulana Habiburrahman pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman terus mendapat kecaman publik.
Dianggap keterlaluan dan tidak terpuji saat dengan sadar mengolok-olok seorang penjual es teh di pengajiannya.
Dihadapan ratusan ribu jamaah, pria 43 tahun itu menertawakan penjual es teh bersama para 'pendakwah' lainnya yang berada di atas panggung.
Video yang memperlihatkan aksi tidak terpuji dan tidak beradab itupun akhirnya viral dan mendulang ribuan kecaman publik.
Bahkan ayah dua orang anak yang sekaligus menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Prawobo ini terancam diboikot netizen.
Tak hanya itu, publik juga menyesalkan terkait keputusan Presiden Prabowo yang memilihnya sebagai pejabat negara.
Sebagian besar netizen meminta Prabowo Subianto untuk segera memecat Miftah dari jabatan yang kini diemban.
Buntut dari aksinya yang menghina penjual es teh di acara sholawatan, kini muncul video lama dari salah seorang pemuka agama yang mengungkap sisi lain dari 'Gus Miftah'.
Dikatakan bahwa Miftah Maulana Habiburrahman bukanlan seorang Gus, pria kelahiran 5 Agustus 1981 itu bukan anak seorang kyai.
"Sebetulnya dia bukan Gus, bukan anak kyai, itu bukan anak kyai, hanya orang yang dinamakan 'Gus' biar tenar, biar cepat tenar," ungkap Gus Najih dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @StoryNayua.
Sebagai informasi panggilan 'Gus' identik dengan panggilan anak seorang kyai atau pemimpin pesantren.