SketsaNusantara.id – Fenomena pinjaman online (pinjol) telah mengubah peta persaingan di dunia perbankan.
Untuk menghadapi tantangan ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat inovasi digitalnya dengan meluncurkan strategi baru.
Langkah ini bertujuan untuk mempertahankan keunggulan sekaligus menjangkau masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan formal.
Baca Juga: Transformasi Digital BRI: Sukses Meraih 2 Penghargaan Bergengsi di DBA 2024
Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani, menegaskan bahwa perbankan tidak memandang pinjol sebagai ancaman, melainkan peluang untuk kolaborasi dengan fintech.
“Dengan keunggulan infrastruktur dan modal, BRI mampu menawarkan produk keuangan yang lebih inklusif, fleksibel, dan kompetitif,” katanya dalam konferensi pers, Jumat 29 November 2024.
Salah satu inovasi andalan BRI adalah peluncuran BRIGuna Digital melalui aplikasi BRImo, yang menjadi solusi pinjaman digital berbasis aplikasi.
Baca Juga: BRI Raih 2 Penghargaan Penting di BI Awards 2024: Peran Strategis di Balik Sukses
Dengan fitur-fitur seperti kemudahan akses, bunga transparan, dan integrasi ekosistem BRI, platform ini dirancang untuk bersaing dengan layanan pinjol yang menawarkan kecepatan dan fleksibilitas.
Selain menawarkan produk digital, BRI juga berkomitmen memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko pinjol ilegal dan pentingnya pengelolaan keuangan.
Melalui berbagai program literasi, BRI menyasar segmen generasi muda, termasuk mahasiswa, untuk meningkatkan pemahaman tentang perencanaan keuangan dan investasi.
Baca Juga: Dihadiri Jose Ramos Horta hingga PM Xanana Gusmao, BRI Resmi Luncurkan BRImo di Timor Leste
“BRI rutin mengadakan kegiatan di universitas, memperkenalkan generasi muda pada layanan perbankan modern sekaligus mengedukasi mereka tentang bahaya pinjol ilegal,” ujar Handayani.
BRI juga menyediakan akses investasi yang mudah dan terjangkau melalui BRImo, yang diintegrasikan dengan layanan gaya hidup seperti belanja online dan transportasi.