SketsaNusantara.id - Peristiwa polisi menembak polisi terjadi di Solok Selatan, Padang Sumatera Barat.
Peristiwa penembakan sesama polisi tersebut diduga dipicu oleh pengungkapan kasus tambang yang saat ini sedang diungkap korban.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Riyanto Ashari tewas akibat luka tembak dibagian kepalanya.
Hal ini diungkap pula oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono bahwa peristiwa itu terjadi ketika korban mengambil ponsel yang tertinggal di dalam mobilnya.
Saat itulah pelaku kemudian menambak korban dari bagian belakang dalam jarak dekat hingga mengenai kepala dan tengkuknya.
Setelah melarikan diri, akhirnya pelaku sesama polisi tersebut menyerahkan diri pada Jum'at dini hari, tepatnya pukul 03.00 WIB.
Baca Juga: Kolaborasi Hebat! BRI dan YPAC Jakarta Wujudkan Mimpi Anak Berkebutuhan Khusus
Saat ini kepolisian sedang menyelidiki motif dibalik pembunuhan rekan kerja sesama perwira polisi tersebut.
Ada dugaan kuat pembunuhan tersebut dipicu oleh dugaan bahwa pelaku merupakan backing tambang liar yang saat ini sedang diusut oleh korban.
Namun menurut Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono mengatakan bahwa saat ini masih terlalu prematur untuk menebak motif dibalik peristiwa itu.
Baca Juga: Diplomasi Lewat Meja Makan, Prabowo Subianto dan Angela Rayner Saling Berbagi Cerita Tentang Kucing
"Terlalu prematur menyampaikan itu (motif), kedua motif perwira ini masih kami dalami," ujarnya.
Sebab itulah Kapolda saat ini akan meminta keterangan dari Kapolres Solok Selatan karena ia merupakan komando dari seluruh staf polisi terkait konflik yang memungkinkan penyebab terjadinya peristiwa ini.