news

Kisah Nia Gadis Penjual Gorengan Bakal Dijadikan Film, Keluarga Korban Pembunuhan di Padang Pariaman Jadi Sorotan hingga Disebut 'Artis Jalur Duka'

Senin, 18 November 2024 | 17:00 WIB
Potret poster casting film Nia diadaptasi dari kisah gadis penjual gorengan yang jadi korban pembunuhan di Padang Pariaman (X/pumamoon)

"Orang Padang kenapa ya? ga wajar ini kuburan Nia sampai ramai dijadiin tempat ziarah kaya para Wali. Bahkan ada yang datang dari Kota Padang sakit stroke dibela-belain ke makam Nia. Kalau mau minta kesembuhan berobat ke dokter pak," imbuh akun @nasrulKt.

Baca Juga: Terungkap Kronologi Pembunuhan Nia Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Ini Hukuman yang Bakal Diterima Tersangka

Selain itu, Ibu kandung Nia juga mendadak banyak mendapat undangan dari acara talkshow di televisi hingga membuka rekening untuk menerima bantuan dari donatur yang ingin memberikan sumbangan untuk keluarga korban yang ditinggalkan.

Bahkan, kamar Nia pun didatangi masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Barat bak dijadikan room tour sebagai saksi bisu tempat mendiang menghabiskan sisa hidupnya sebelum menjadi korban pembunuhan.

Tak sampai di situ, sekitar jalanan rumah Nia di Kayu Tanam diberi nama Jalan Nia Kurnia Sari dan rencananya rumah gadis penjual gorengan itu akan dijadikan tempat syuting film.

Baca Juga: 6 Fakta Penangkapan Tersangka Pembunuhan Nia Kurnia Sari Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Sembunyi di Rumah Kosong

Hal tersebut malah menjadikan keluarga Nia dibanjiri kritik seolah-olah keluarga korban memanfaatkan situasi untuk mendapat perhatian dan bantuan dari publik.

"Fomo banget orang-orang ini?? rumah korban malah dijadikan room tour, emang tempat wisata? sekarang mau dijadikan film, berasa jadi artis jalur duka jadinya," komentar akun @ccesanhua.

"Aku cukup dekat dengan lokasi Nia tinggal. Dari awal viral sampai orang-orang berkunjung itu aku udah ngerasa keluarga manfaatin kejadian duka ini jadi duit, sampai diizinin bikin film sama pasang spanduk buat donasi ke no. rek ibu eli, ibunya Nia,"

Baca Juga: Detik-Detik Penangkapan Pelaku Kasus Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Keluarga Nia Berharap Tersangka Dihukum Mati

"Kok miris ya, dari awal keluarga kaya memanfaatkan situasi aji mumpung gitu untuk mengeruk keuntungan. Kalo aku jadi ibunya, justru aku malu dan menutup diri karena merasa gak bisa menafkahi anak sampe jadi korban pembunuhan. Mungkin sekali dua kali kelihatan di publik masih oke, Tapi kalo sampe TKP & rumah jadi tempat "wisata", dibikin syuting film, gak waras udah berlebihan," komentar akun @janeupy77.

Sebagaimana diketahui, Nia merupakan korban rudapaksa dan pembunuhan di Padang Pariaman. Gadis yang biasanya menjajakan gorengannya itu mendadak hilang pada tanggal 5 September 2024.

Beberapa hari pencarian, Nia akhirnya ditemukan meninggal dunia tak jauh dari rumahnya di area hutan sekitar Korong Pasa Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat pada tanggal 8 September 2024.

Baca Juga: Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Pelaku Pencabulan Nia Pedagang Gorengan Keliling di Padang Pariaman Akhirnya Tertangkap

Proses pencarian pelaku pun cukup pelik hingga akhirnya 11 hari kemudian, tersangka berhasil diamankan di Mapolres Padang Pariaman dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Halaman:

Tags

Terkini