SketsaNusantara.id - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Joe Biden bertemu di Gedung Putih, Selasa 12 November waktu setempat.
Pertemuan penting ini menghasilkan 5 poin kesepakatan terkait pertahanan dan keamanan.
Kerja sama ini meliputi latihan militer, keamanan maritim, dan pendirian pusat pelatihan.
Kesepakatan ini dipandang strategis untuk memperkuat stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.
Latihan militer bersama dan keamanan maritim akan diperluas cakupannya, melibatkan lebih banyak negara, dan berfokus pada isu-isu keamanan terkini.
Pertemuan ini juga menjadi momen bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan pertahanan bilateral.
AS dan Indonesia akan meningkatkan kolaborasi militer dan berkomitmen pada kerja sama yang berkelanjutan.
Berikut 5 poin utama hasil pertemuan Prabowo-Biden di Gedung Putih:
1. Perluasan Latihan Militer Super Garuda Shield
Latihan gabungan Super Garuda Shield kini berkembang menjadi latihan multinasional besar di kawasan Indo-Pasifik.
Baca Juga: Disambut Jajar Kehormatan Tentara AS, Prabowo Temui Biden di Gedung Putih untuk Perkuat Kemitraan
Selain Indonesia dan AS, latihan ini diikuti oleh 23 negara, seperti Australia, Kanada, Prancis, Jepang, dan Singapura. Tahun ini, latihan siber ditambahkan sebagai fokus baru dalam Super Garuda Shield.