Mereka menganggap perdamaian tersebut terjadi lantaran orang tua korban EN, berada di bawah tekanan.
“Damai apa pak?? Perdamaian di bawah tekanan pak,” tulis akun @diana_xxx
“Perdamaian di bawah intimidasi,” tulis akun @digfy_xxx
“Kok damai dengan intimidasi diperbolehkan?,” tulis akun @jiwa_birxxx
“Ceritanya tidak segampang itu. Undang2 perlindungan anak bagaimana,” tulis akun @koko_obexxx
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI