SketsaNusantara.id- Psikolog Zoya Amirin mengungkapkan bahwa dirinya sering menjadi korban silent treatment dari pasangannya.
Silent treatment tersebut bisa terjadi selama kurang lebih setengah hari, dah hal itu membuat Zoya Amirin sering merasakan kelelahan.
Zoya Amirin jadi sering merasakan bahwa ia berpikir secara berlebihan mengenai apa kesalahan yang sudah dilakukannya.
Pernyataan tersebut diunggah di akun instagram @lambegosiip dan terlihat ada banyak netizen menuliskan respon dan komentarnya, berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id.
Lantas siapa sebenarnya sosok Zoya Amirin ini? berikut penjelasannya.
Zoya Amirin diketahui berprofesi sebagai seorang psikolog yang fokus mempelajari ilmu seksologi.
Wanita kelahiran Jakarta, 7 September 1975 tersebut adalah ketua Komunitas Studi Perilaku Seksual dan menjadi Chief Executive Sinergi Daya Insani.
Selain itu, Zoya juga seorang dosen di program studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
Mengenai pendidikannya, Zoya Amirin merupakan alumni S1 Psikologi dan S2 Psikologi Klinis di Universitas Indonesia (UI).
Nama Zoya Amirin sendiri mulai dikenal publik secara luas setelah dirinya muncul di sebuah acara televisi.
Ia juga pernah terpilih menjadi salah satu Most Inspiring Women oleh Yves Saint Lauren pada tahun 2009.