SketsaNusantara.id - Partai Golkar mengumumkan nama-nama yang ditunjuk sebagai wakil ketua umum (waketum) periode 2024-2029.
Kesembilan nama waketum ini diumumkan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia pada Kamis, 7 November 2024.
Menariknya, sebelum diumumkan, muncul dugaan nama mantan presiden Indonesia, Joko Widodo dalam kepengurusan partai berlambang Pohon Beringin tersebut.
Bahkan di media sosial muncul narasi yang menyebutkan mantan Presiden Jokowi akan menjadi pengurus di Partai Golkar.
Kedati demikian dari ke-9 nama waketum yang disebutkan Bahlil Lahadalia, tidak ada nama presiden Jokowi.
Meski tak ada nama Jokowi, kepengurusan Partai Golkar periode 2024-2029 jadi sorotan di media sosial.
Hal ini berkaitan dengan penunjukkan Idrus Marham sebagai Wakil Ketua Umum Fungsi Kebijakan Publik yang rupanya menyandang status ‘mantan narapidana korupsi’.
Mantan Menteri Sosial ini bebas pada September 2020 usai divonis penjara 2 tahun dalam kasus korupsi proyek PLTU Riau-1.
“Idrus Marhan yang mantan Na** jadi waketum, kejutan tuh, pernah kena kasus pidana tapi bisa jadi waketum beringin,” cuit akun X @J*********2.
Lantas siapa saja 9 Waketum Golkar yang dipilih Bahlil Lahadali? Berikut daftarnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram @golkar.indonesia.