SketsaNusantara.id - Aksi penyanderaan anak di Pejaten, Jakarta Selatan (Jaksel) yang sempat heboh di media sosial masih santer jadi perbincangan publik.
Belakangan ini, beredar video detik-detik penculikan anak hingga penyanderaan yang dilakukan seorang pria paruh baya pada hari Senin, 28 Oktober 2024.
Peristiwa tersebut seketika menyita perhatian publik, termasuk Serda Wahyu yang tak luput jadi sorotan netizen.
Pasalnya, Serda Wahyu diketahui menjadi sosok yang ikut berperan besar dalam menyelamatkan bocah berusia 4 tahun yang disandera di Pos Polisi (Pospol) yang berada di perempatan The Park Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Akun twitter @kegblgnunfaedh mengunggah video aksi heroik yang dilakukan Serda Wahyu beserta beberapa petugas kepolisian dari Polsek Pasar Minggu dalam upaya penyelamatan korban.
Pelaku penyanderaan kala itu mengancam dengan menodongkan pisau ke leher anak perempuan berbaju merah, dan bersembunyi di dalam bangunan pos polisi.
Baca Juga: Para PKL Jember Sampaikan Aspirasi, Gus Fawait Berkomitmen untuk Majukan Ekonomi Rakyat Kecil
Dalam foto yang beredar di media sosial, tampak Serda Wahyu yang kala itu mengenakan seragam TNI berdiri di depan pospol dan meminta agar pelaku tak berbuat nekat.
Petugas kepolisian juga berusaha melakukan negosiasi sekaligus mencari-cari kesempatan untuk menyelamatkan korban.
Pelaku inisial IJ (pria, 54 tahun) meminta petugas menyediakan kendaraan dan Serda Wahyu kala itu diminta mengemudikan mobil berplat TNI di sekitar lokasi untuk membantunya kabur.
Meski bisa menyetir, Wahyu kala itu berdalih tak bisa mengemudikan mobil dan meminta salah seorang petugas kepolisian berada di kursi sopir.
Pelaku lantas memasuki mobil dan berada di kursi penumpang membawa anak yang disanderanya.