"Menyelami kembali buku-buku pemikiran para perintis kemerdekaan yang ada di perpustakan di rumah, terasa betul tingginya kapasitas intelektual para perintis kemerdekaan," ungkap Anies.
"Pikiran-pikirannya mewarnai kebijakan. Wajar jika mereka terbiasa dengan debat dan bahkan kritik. Pertukaran pikiran adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk kemajuan negara," imbuhnya.
Melalui potret buku-buku yang dipajang di perpusatakaan rumahnya, Anies mengajak masyarakat untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan dengan banyak membaca untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan para pendiri bangsa.
"Mari kita terus ingat dan camkan bahwa kemerdekaan itu bukan sekadar untuk menggulung kolonialisme," ucapnya.
"Kemerdekaan itu adalah untuk menggelar keadilan sosial dan kesejahteraan dan ini tugas kita bersama untuk menuntaskannya," pungkas Anies.
Cuitan Anies Baswedan seketika mengundang beragam komentar dari netizen.
Tak sedikit yang mendukung perkataan Anies dan ikut prihatin dengan aksi pembakaran buku yang dikhawatirkan akan menjadi pembungkaman kritik rakyat pada pemerintah.
"Berkelas Abah kalau memasak, singkat padat dan mengena, 'mungkin itulah yg mereka takutkan'. Jaman sekarang fi konoha kalo ada orang bener yang punya gagasan bagus semua ketar ketir, entah apa yang ditakutkan," komentar akun @yukenshee.
"Tenang, bah.. Walaupun bukunya yang dibakar namun gagasannya justru membakar semangat para pembacanya. Intinya bukan pada bukunya tapi gagasan yang ada dalam buku itu, walaupun buku itu dibakar dan dihancurkan tapi gagasam yang sudah didapatkan dari membaca buku itu akan tetap kekal dan abadi dalam ingatan," komentar akun @trvel8s.
"Ngomong soal pembakaran buku, ada sebuah peristiwa yang menjadi titik balik sebuah era keemasan. Baghdad, dinasti Abbasiyah, menjadi golden age karna merawat dan menjujung tinggi bayt Al hikmah dan itu adalah perpustakaan pusat ilmu pengetahuan. Saat Bayt Al Hikmah dibakar, maka saat itu lah dinasti Abbasiyah hancur, dari situ kita bisa mendapatkan pesan bahwa jika ingin menghancurkan sebuah peradaban, bakar saja buku buku-bukunya," komentar akun @melandr_wish.
Belakangan ini, Najwa Shihab kerap menjadi sasaran buzzer dan ramai mendapat hujatan di media sosial TikTok.
Hujatan dilontarkan usai putri Quraish Shihab itu menyebut Jokowi nebeng pesawat TNI AU saat perjalanan pulang ke Solo setelah masa jabatannya sebagai Presiden RI berakhir per tanggal 20 Oktober 2024 kemarin.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!