Dirinya berharap bisa terus berkolaborasi dengan MWCNU Diwek dalam terus memajukan masyarakat Diwek.
"Terus bergotong royong yang sekarang mulai sulit ditemukan di masyarakat," imbuhnya.
Dengan penuh harap, dirinya menginginkan kerukunan yang sudah terjalin terus dijaga masyarakat Diwek.
"Terutama menghadapi ajang Pilgub Jatim dan Pilbup Jombang yang pasti akan menghadapi perbedaan pilihan, tolong tetap kompak dan rukun," pintanya dengan wajah serius.
Puncak acara malam ini dipungkasi dengan mauidzah hasanah. Pertama disampaikan oleh KH Nur Hadi yang akrab disapa Mbah Bolong.
Kiai muda ini adalah Pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh yang juga Rais Syuriah MWCNU Diwek.
Pengajian umum kedua diberikan oleh KH Nur Muhibbin Mukmin dari Surabaya. Tepat pukul 00.10 WIB, acara ini ditutup dengan doa Maulid.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!