news

Calon Bupati dari Kalangan Santri Kerap Terima Serangan Personal, Gus Fawait Malah Banjir Dukungan

Selasa, 22 Oktober 2024 | 11:12 WIB
Ketua Tim Pemenangan Gus Fawait-Djoko Susanto, Gogot Cahyo Baskoro saat dikonfirmasi. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Langkah Muhammad Fawait alias Gus Fawait untuk maju menjadi Bupati Jember di Pilkada 2024 terhalang banyak serangan secara personal kepada dirinya.

Namun, masyarakat Jember malah bertambah kuat memberikan dukungan moral hingga doa kepada dirinya.

Serangan yang selama ini muncul di media sosial, bukan mengkritisi visi dan misi Gus Fawait-Djoko Susanto melainkan, isu-isu personal dan black campaign.

Baca Juga: Peringati Hari Santri Nasional 2024, Gus Fawait Berikan Komitmen Penuh kepada Ponpes, Ulama, dan Santri

Ketua Tim Pemenangan Gus Fawait-Djoko, Gogot Cahyo Baskoro mengatakan, bahwa upaya ini dilakukan secara sistematis dan ingin menjatuhkan Gus Fawait yang nota bene merupakan kalangan santri.

Ia menegaskan, jika narasi yang dibangun ini kerap kali dipelintir dan menciptakan citra yang negatif kepada Gus Fawait.

“Isu-isu itu memang direkayasa secara masif, terstruktur, dan sistematis,” ujar Gogot dalam acara refleksi Hari Santri yang digelar di Desa Sidomulyo, Senin malam, 21 Oktober 2024.

Baca Juga: Siapkan 8 Program Aksi, Gus Fawait Bakal Rangkul Semua Pihak: Bukan Superman Tapi Superteam yang Dibutuhkan Jember

Terkait isu yang dihadapkan dengan Gus Fawait, Gogot menyampaikan salah satunya adalah persoalan insentif guru ngaji yang dipolitisasi.

"Ada yang memelintir bahwa insentif guru ngaji tertunda karena desakan dari tim kampanye paslon 02. Itu sama sekali tidak benar," tegasnya.

Isu yang dibangun ini menurutnya, langkah dan strategi dari lawan politik untuk menggagalkan cita-cita Gus Fawait dalam membangun Jember lebih maju lagi.

Baca Juga: Tasyakuran Pelantikan Presiden ke 8, Gus Fawait Ikuti Jejak Prabowo Berdayakan UMKM dan PKL untuk Lebih Sejahtera

“Ini adalah upaya untuk menghalangi seorang santri menjadi bupati. Tapi kami tidak akan tinggal diam. Kami akan melawan dengan cara yang baik dan santun,” tambahnya.

Kendati demikian, tim pemenangan Gus Fawait-Djoko Susanto terus mengajak masyarakat Jember, untuk mendukung paslonnya dalam pemungutan suara 27 November 2024.

Halaman:

Tags

Terkini