SketsaNusantara.id - Prabowo Subianto Presiden Terpilih telah memanggil sejumlah tokoh, yang akan masuk dalam kabinet Prabowo-Gibran untuk 5 tahun mendatang.
Namun, ada yang menarik dari puluhan tokoh yang telah menyatakan kesanggupannya masuk dalam Kabinet Prabowo-Gibran, ada belasan Menteri Joko Widodo (Jokowi) yang masuk kembali ke Pemerintahan.
Dengan banyaknya yang menghembuskan, penyusunan dan masuknya belasan Menteri di Kabinet Jokowi yang dipilih kembali oleh Prabowo adalah titipan dari Jokowi.
Hal ini langsung dibantah oleh Jokowi, bahwa penentuan Menteri yang saat ini masuk dalam Kabinet Prabowo-Gibran tidak ada cawe-cawe darinya.
“Saya tidak ikut-ikut, itu semua hak prerogatif dari Presiden Terpilih Bapak Prabowo Subianto,” ujarnya saat dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube KOMPASTV.
Terkait masuknya sejumlah nama di pemerintahan Prabowo-Gibran, Jokowi menegaskan bahwa ini bentuk keberlanjutan dari pemerintahannya yang telah selama 10 tahun bekerja dengan maksimal.
“Siapapun yang dipilih itu kami menghargai hak dari Presiden Terpilih, mengenai 15-16 orang menteri saat ini dipilih oleh Pak Prabowo pasti sudah mendapatkan pertimbangan yang matang,” tandasnya.
Alasan banyaknya menteri yang saat masuk dalam kabinet Prabowo-Gibran, Jokowi menyampaikan ini berdasarkan seleksi dan interaksi selama Prabowo mendampinginya di kabinet.
“Jadi memang ini sudah dipertimbangkan dan hasil seleksi, karena selama 5 tahun Pak Prabowo sudah melakukan komunikasi serta bergaul selama 5 tahun ini,” terangnya.
Baca Juga: Analis Politik Jabarkan Arti Kehadiran Raffi Ahmad dan Gus Miftah di Kediaman Prabowo Subianto
Sosok-sosok yang masuk dalam kabinet Prabowo-Gibran ini menurutnya, kebanyakan orang-orang yang membidangi persoalan ekonomi selama dirinya menjabat.
“Memang yang dipilih hampir semua yang membidangi ekonomi, ini terlihat bahwa komitmen keberlanjutan yang akan dilakukan Pak Prabowo nantinya,” tutupnya.***