"Kami akan sangat mengapresiasi jika salah syarat calon menteri pendidikan tinggi menata dan melarang univ memberikan gelar profesor dan doktor tanpa proses ang layak," tulis Akbar Faizal, dikutip SketsaNusantara.id dari X @akbarfaizal68, 16 Oktober 2024.
Pernyataan Akbar Faizal soal gelar Doktor tiba-tiba sindir Raffi Ahmad?
Akbar Faizal seolah menyindir beberapa tokoh yang dipanggil presiden terpilih yang diduga bakal diajak gabung ke kabinet berikutnya.
"Dua calon menteri Anda tiba-tiba jadi doktor di dua univ hebat yang prosesnya jadi gunjingan," tulisnya.
Postingan Akbar Faizal diduga sebagai pengingat untuk Prabowo untuk lebih hati-hati memilih tokoh yang akan masuk ke dalam kabinetnya.
Bukan hanya soal menteri, tetapi Akbar juga singgung beberapa calon pejabat daerah jelang Pilkada 2024.
"Kami dukung Bapak akhiri proses penipuan diri sendiri ini," lanjutnya.
Respon netizen pun beragam soal dipanggilnya sejumlah tokoh ke Kertanegara, hingga dihubungkan dengan rekam jejak pendidikan Wapres terpilih ataupun Jokowi.
"Di Indonesia cukup ijazah palsu bisa jadi pejabat," tulis komentar @kangm***
"Gelar Doktor bukan jaminan," komentar @Neut***
"Bgmn mungkin ada yng ngambil doktor dengan ngambil 1 semester 82 SKS. Tingkat doktoral less than 2 years?" komentar @Karun***