SketsaNusantara.id - Belakangan ini, anggota DPR RI yang baru saja dilantik untuk periode 2024-2029, menuai polemik terkait fasilitas rumah dinas yang telah disiapkan pemerintah.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) menyampaikan keluhan sejumlah anggota DPR yang mengeluh rumah dinas dianggap tak layak huni karena mengalami beberapa kerusakan.
Pernyataan Sekjen DPR RI seketika jadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan khalayak luas hingga saat ini.
Bahkan ada beberapa netizen yang ikut menyoroti rumah dinas anggota DPR RI di Kalibata, Jakarta Selatan yang dari luar masih berdiri kokoh dan tampak megah.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @geraldvincent, ratusan rumah dinas memiliki 2 lantai dengan 6 kamar dan masih terbilang layak huni.
Namun, menurut Sekjen DPR RI, rumah dinas tersebut dikeluhkan tak layak huni karena atapnya yang bocor, banyak rayap, tikus dan cat atau wallpaper dinding yang mengelupas.
Hal tersebut sontak membuat netizen kesal dan menyindir Anggota DPR RI kurang bersyukur karena kondisi rumahnya rusak sebagian dan hanya perlu diperbaiki sedikit saja.
Apalagi muncul wacana tunjangan rumah dinas yang makin membuat masyarakat meradang lantaran memakan biaya yang tak sedikit mencapai puluhan juta tiap bulan hingga dianggap beban baru bagi negara.
"Kocak banget rumah dinas bolong dikit aja dibilang gak layak huni tinggal diperbaiki dikit beres. Bapak mau lihat rumah saya nggak? separohnya hampir roboh," komentar salah satu netizen.
Di tengah polemik rumah dinas DPR RI yang dianggap tak layak huni padahal kondisi bangunan masih sangat baik, netizen juga ramai bandingkan dengan bangunan kondisi sekolah yang kondisinya mengenaskan.