Prabowo sampaikan pernyataan kalau rakyat Indonesia sangat tidka suka dengan kelompok orang yang berbicara kasar dan mencaci orang lain.
Bangsa Indonesia tidak memiliki pribadi atau warisan budaya caci-maki hingga mengolok-olok orang lain dengan kata-kata yang kurang pantas.
"Sudah ditutup hatinya, sudah ditutup matanya, saya tidak paham mereka itu," ujarnya.
Presiden terpilih 2024 itu mengatakan kalau agama mana pun tidak membenarkan adanya ajaran caci-maki kepada sesama.
Baca Juga: Bocoran Terbaru Kabinet Prabowo-Gibran Mulai Diungkap, Banyak 'Tim Jokowi'?
"Bangsa yang besar janganlah mempunyai kebiasaan caci-maki, antara kawan, dengan pemimpin, saya kira itu tidak baik," ujar Prabowo.
Ketum Partai Gerindra pun menambahkan kalau bangsa yang besar ini memiliki budaya adab yang baik serta sopan santun dijunjung tinggi.
Indonesia dikenal bangsa luar karena masyarakatnya memiliki unggah-unggah atau sopan santun yang baik serta berbudi luhur.
Jika ingin menyampaikan kritikan atau koreksi, Prabowo mengingatkan kepada semua pihak untuk menggunakan kalimat yang baik.
"Kritik yang baik, koreksi dengan baik, akan terbukti tidak lama, pasti yang berbuat tidak baik akan kelihatan dan akan ketahuan," pungkasnya.
Warganet lain pun ikut bersuara atas pernyataan Prabowo yang dinilai berikan ultimatum bagi pihak yang diduga fufufafa.
"Akhirnya terungkap juga nanti kau fufufafa," komentar @kadan***