SketsaNusantara.id - Neo Historia, portal sejarah yang didirikan oleh Daniel Limantara tengah menjadi sorotan.
Mengaku alami kesulitan keuangan, melalui akun X @neohistoria_id, Neo Historia menggalang open donasi minimal Rp5 ribu.
Penggalangan dana ini cukup menghebohkan dunia maya, namun ada beberapa mention dari netizen yang menyasar akun yang salah.
Seperti yang diketahui, akun X @neohistoria_id dan @historia_id merupakan salah satu akun sejarah yang cukup dikenal di media sosial Twitter atau X.
Perlu diketahui, bahwa kedua merupakan 2 akun berbeda dari perusahaan yang juga berbeda.
Namun karena kehebohan terkait open donasi tersebut, netizen kerap salah mention akun di atas.
Baca Juga: Beda Suara antara Kemenkominfo dan Kemendag RI soal Aplikasi Temu, Tak Ada Koordinasi?
Kesalahan mention tersebut diungkap akun @PartaiSocmed pada 8 Oktober 2024.
“Biar tidak salah paham, @historia_id itu tidak ada hubungannya dengan @neohistoria_id, yang bermasalah itu Neo Historia milik Daniel Limantara,” seperti dikutip SketsaNusantara.id.
Dari kepemilikan tentu saja berbeda, di mana Neo Historia didirikan oleh Daniel Limantara, sedangkan Historia adalah milik Bonnie Triyana.
Akun pribadi Bonnie Triyana @bonnietriyana pun jadi korban salah mention usai open donasi Neo Historia viral.