news

Open Donasi Rp5 Ribu, Neo Historia Indonesia Dilaporkan Hasbil Mustaqim ke OJK hingga Kemensos, Ada Apa?

Rabu, 9 Oktober 2024 | 06:30 WIB
Sekretaris DPP Demokrat laporkan Neo Historia ke OJK (Kolase Instagram/@hasbil_lbs, X/@neohistoria_id)

 

SketsaNusantara.id - Sekretaris DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis melaporkan Neo Historia kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementrian Sosial (Kemensos) pada 7 Oktober 2024 lalu.

Melalui email, Hasbil melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan PT. Neosphere Digdaya Mulia yang membawahi Neo Historia. 

PT. Neosphere Digdaya Mulia dilaporkan usai menggelar open donasi atau permintaan sumbangan di media sosial sebesar Rp5 ribu.

Baca Juga: Apa Arti dari Fitur Status ‘Open to Work’ di Profil LinkedIn Seperti Akun Milik Anies Baswedan?

“Hallo @neohistoria_id, saya sudah kirim email ke OJK dan Kemensos terkait open donasi kalian,” cuit Hasbil seperti dikutip SketsaNusantara.id dari cuitannya di akun X @Hasbil_Lbs pada 7 Oktober 2024.

Laporan ini bermula dari cuitan akun X Neo Historia Indonesia @neohistoria_id pada 4 Oktober 2024 yang meminta sumbangan.

Dalam cuitan tersebut, akun X @neohistoria_id juga mengakui adanya masalah keuangan dalam kas medianya.

Baca Juga: Cuma Hoaks, BMKG Bantah Beredarnya Kabar Cilacap dan 12 Kota di Jawa Tengah yang Diprediksi Akan Terdampak Gempa Megathrust, Begini Penjelasannya

“Saat ini kami sedang mengalami kesulitan keuangan dan kas media kami tidak cukup untuk bertahan dalam beberapa bulan ke depan,” seperti dikutip SketsaNusantara.id.

Akun tersebut pun menggelar open donasi minimal Rp5 ribu untuk memenuhi kebutuhan operasional, membayar hutang hingga royalti penulis.

Hasbil Mustaqim pun langsung mempertanyakan cuitan tersebut pada 5 Oktober 2024.

Baca Juga: Heboh Mantan Atta Halilintar, Selebgram Nabilla Aprillya Diduga Jadi Korban Penganiayaan Ketum Parpol, Ex Artis Bigo Live Ini Angkat Suara

“Halo @neohistoria_id, saya mau tanya, dasar hukum anda minta donasi apa? Saya pertanyakan ini karena Neo Historia berbadan hukum (PT),” tulisnya.

Halaman:

Tags

Terkini