news

Momen Gus Fawait Baca Rawatib Al-Haddad Bersama Anggota HIMSASY di Curahlele Jember

Minggu, 6 Oktober 2024 | 16:20 WIB
Potret Gus Fawait bersama pengasuh dan anggota HIMSASY (Dok. SketsaNusantara.id)

 

SketsaNusantara.id - Calon Bupati Jember nomor urut 2, Muhamad Fawait atau Gus Fawait membaca Rawatib Al-Haddad bersama Anggota Himpunan Santri Salafiyah Syafi'iyah Asyhariyah (HIMSASY) di Desa Curahlele, Kecamatan Balung pada Minggu, 6 Oktober 2024.

Dalam acara tersebut hadir pula Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Asyhariyah, KH Muzakki Abdul Aziz Ismail dan segenap jajaran pengurus HIMSASY beserta puluhan anggotanya.

Pada kesempatan yang sama, Kyai Muzakki memberikan pesan dan nasehat kepada Gus Fawait jika kelak terpilih menjadi Bupati Jember periode 2024-2029.

Baca Juga: Temukan 4 Masalah Krusial di Pasar Ambulu, Ini Komitmen Gus Fawait Jika Terpilih Menjadi Bupati Jember

Kyai Muzakki berpesan kepada Gus Fawait agar amanah dan lebih memperhatikan pondok pesantren yang ada di Jember, termasuk para ustadz dan santrinya.

"Guru ngaji juga diperhatikan sebagai pejuang Islam. Tanpa adanya beliau, tanpa adanya pesantren, tanpa adanya kiai, kita bukan siapa-siapa," tutur Kyai Muzakki.

Gus Fawait pun mendengarkan nasehat dari Kyai Muzakki dengan takzim dan berkomitmen untuk melakukan semua amanah yang diberikan jika terpilih sebagai Bupati Jember di Pilkada 2024.

Baca Juga: Pemuda Pancasila Jember Dukung Gus Fawait-Djoko, Siap Menangkan Pilbup 2024

"Saya anak pesantren, maka sepatutnya kita memperhatikan pondok pesantren, para santri dan guru ngaji. Jember terkenal dengan pesantren terbanyak, tapi guru ngaji kurang diperhatikan," ujar Gus Fawait.

Salah satu langkah kongkret yang akan dilakukan Gus Fawait yakni memberikan hak-hak guru ngaji, termasuk kesejahteraan yang akan diberikan setiap tahunnya.

Apalagi menurut Gus Fawait, guru ngaji adalah pejuang agama sehingga kesejahterannya menjadi salah satu fokus utamanya.

Baca Juga: Paslon Gus Fawait-Djoko Tegas Tolak Eksploitasi Tambang Emas di Silo, Sebut Rakyat Bukan Hanya Komoditas Politik

"Kita punya banyak program, salah satunya kesejahteraan guru ngaji. Itu akan kami utamakan, sebab guru ngaji adalah pejuang agama," kata Gus Fawait.

Halaman:

Tags

Terkini