SketsaNusantara.id - Calon gubernur DK Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung menyampaikan cerita latar belakang dirinya maju ke kontestasi Pilkada 2024.
Ceritanya tersebut disampaikan oleh Pramono Anung dalam acara deklarasi Ahokers mendukung pasangan cagub-cawagub Pramono Anung-Rano Karno di Gedung Serba Guna Senayan Jakarta Selatan pada Sabtu,5 Oktober 2024.
Dalam ceritanya, Pramono Anung menyebut berulang kali Ahok adalah orang yang paling bertanggung jawab atas dirinya maju di Pilkada 2024.
"Saudara-saudara sekalian izinkan daya menceritakan sedikit latar belakang kenapa saya akhirnya menerima ini (cagub), orang yang paling bertanggung jawab namanya Ahok," ujar Pramono Anung disambut riuh tepuk tangan Ahokers.
Mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diketahui mengusulkan nama Pramono Anung untuk maju menjadi Gubernur Jakarta ke Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.
Barulah, Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri, memerintah dan menunjuk Pramono Anung menjadi calon gubernur di Pilkada 2024.
Baca Juga: Kata Ridwan Kamil dan Pramono Anung Soal Nomor Urut di Pilkada Jakarta 2024 yang Diundi KPU Hari Ini
Pramono Anung berterus terang ketika ditunjukkan untuk maju dengan berkata tidak ingin hingga menggunakan hak prerogatifnya.
"Mbak bercanda? saya 27 tahun menyiapkan segala sesuatunya kepada mbak, gamau saya bilang, hak prerogatif saya gunakan," kata Pramono.
Penolakan itu bahkan sampai membuat Anung Pramono meminta saran kepada banyak orang di antaranya sang Istri, Presiden Joko Widodo hingga ke cawagubnya saat ini Rano Karno.
Sang istri sepemikiran dan turut menolak Pramono maju dalam Pilkada Jakarta 2024. Sedangkan Presiden Jokowi memilih untuk menerima kesempatan yang diberikan Ibu Megawati Soekarnoputri.