Kali ini perubahan namanya disertai dengan penggabungan antara organisasi angkatan perang dan kepolisian negara seperti dikutip SketsaNusantara.id dari situs TNI.
Penggabungan TRI dengan kepolisian ini terjadi pada tahun 1962 dengan nama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).
Setelah reformasi, tepatnya pada tahun 1999, TNI dan Polisi kembali dipisah.
Sebutan ABRI sebagai tentara akhirnya dikembalikan menjadi TNI sebagaimana dikutip dari situs Bagian Administrasi Pembangunan Kota Banjarmasin.
TNI pun dibagi menjadi 3 angkatan yakni Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU).
Pimpinan tertinggi TNI sendiri memiliki gelar Panglima Tentara Nasional Indonesia (Panglima TNI).
Jabatan ini diemban oleh perwira tinggi bintang 4 dengan pangkat Jenderal (TNI AD), Laksamana (TNI AL) dan Marsekal (TNI AU).
Saat ini, jabatan Panglima TNI dipegang oleh Jenderal TNI Agus Subiyanto dari Angkatan Darat sejak tahun 2023 lalu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!