Soal gelar penghormatan Honoris Causa pada Raffi Ahmad yang diberikan oleh UIPM Thailand, pihaknya menegaskan bahwa hal tersebut sudah sesuai dan sah dilakukan.
Baca Juga: Baim Wong Akui Tak Tahu Paula Verhoeven Umroh, Spekulasi Keretakan Rumah Tangga Kian Menguat
Pihak kampus UIPM juga mengklaim, bahwa prosedur gelar Doctor Honoris Causa atau Dr. HC yang diberikan pada individu berprestasi telah diakui dah sah oleh Quality Assurance Higher Education atau QAHE.
Dimana QAHE sendiri merupakan lembaga akreditas internasional juga diakui oleh lembaga pendidikan dari Order of Kingdom Prussia.
Selain itu, lewat pernyataan ini, pihak kampus UIPM pun akan mengambil jalur hukum dan tak segan-segan melaporkan netizen yang telah melakukan fitnah hingga pencemaran nama baik.
Baca Juga: Akui Telah Ikut Berjuang, Romy Soekarno Tak Terima Disebut Dapat Kursi dari Arteria Dahlan
“Apabila ada para pihak yang melakukan fitnah dan pencemaraan nama baik melalui media elektronik bagi Lembaga UIPM UN ECOSOC cabang UIPM Thailand dan alumni UIPM Thailand, maka kami selaku Kuasa Hukum Lembaga UIPM UN ECOSOC akan mengambil Langkah hukum bagi pihak-pihak tersebut,” masih bunyi keterangan UIPM.
Sementara itu, salah seorang netizen di X dengan akun @mazzini_gsp, tidak mempermasalahkan gelar Honoris Causa yang didapat Raffi Ahmad, melainkan legalitas juga kredibilitas UIPM.
“Ini soal education fraud bukan kite pada sirik urusin Raffi,” tulisnya.
Baca Juga: Diisukan Tak Lagi Serumah, Begini Alasan Paula Verhoeven Pergi Umroh Tanpa Baim Wong
Ia pun menduga bahwa gelar Doktor Kehormatan yang didapat suami Nagita Slavina ini untuk memuluskan langkahnya mendapat jatah menteri dari kabinet pemerintahan mendatang.
“IMO. Gue curiga ada misi kedepannya nih bang sm case "ra" ini. semisal bakal dapat jatah Menteri/Stafsus utk kedepannya setelah dilantik,” komentar akun X @gurborsss.
“Dugaan gue pun gitu. Jadi biat publik gak recet, Raffi dapet Doktor Honoris Causa dulu,” timpal pemilik akun X @mazzini_gsp
“Capek-capek S2 ke S3, orang dengan model influence bisa ditarik stafsus. Kalau gitu rakyat biasa ngapain capek-capek kuliah tinggi, habis waktu, habis biaya. Pejabat mewakili negara engga bisa kasih apresiasi yg pantas,” komentar netizen lainnya dengan akun X @dlendrx