SketsaNusantara.id- Baru-baru ini Arteria Dahlan, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi mundur dari calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat, DPR RI terpilih periode 2024-2029.
Arteria Dahlan dikabarkan menyerahkan kursi DPR RI yang seharusnya ia tempati kepada Hendra Rahtomo atau kerap dikenal Romy Soekarni, cucu Presiden Pertama RI.
Mundurnya Arteria Dahlan dari kursi DPR RI ini mendapat sorotan karena ia dikenal sebagai politikus yang lantang mendeklarasikan demokrasi serta menentang korupsi.
Keputusan mundurnya Arteria Dahlan dari jabatan DPR RI ternyata memiliki alasan karena merasa perlu membalas budi atas bantuan dari Keluarga Soekarno.
Bantuan itu terutama diberikan oleh Megawati Soekarno Putri dengan suaminya Taufiq Kiemas, sehingga ia memperoleh banyak kesempatan di dunia politik.
H. Arteria Dahlan, S.T., S.H., M.H. adalah pria kelahiran 7 Juli 1975 dengan latar belakang keluarga perantau Minang asal Kukuban, Maninjau, Sumatera Barat.
Ayahnya bernama Zaini Dahlan dan ibunya bernama Wasniar dimana mereka merantau ke Jakarta pada era 1950-an serta berprofesi sebagai guru.
Arteria Dahlan dikenal sebagai seorang pengacara dan politisi Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Selain itu, ternyata Arteria Dahlan kerap kali menjadi sosok yang beberapa kali terlibat masalah dan dinilai cukup kontroversial yang dikutip SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id.
Baca Juga: Nama-Nama Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran Masih Belum Rampung, Sufmi Dasco: Selesai H-5 Pelantikan
Masalah dimulai pada tanggal 28 Maret 2018, dimana Arteria Dahlan melontarkan makian saat berlangsung rapat Komisi III DPR RI terhadap Kementerian Agama Republik Indonesia.
Sehari setelah kejadian, ia memutuskan menyampaikan permintaan meminta maafnya atas ucapan kasarnya tersebut.