SketsaNusantara.id - Presiden Jokowi belum lama ini menyatakan bahwa pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur bukanlah proyek pribadinya dan sudah sesuai ketentuan.
Bahkan ia menyebut, pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur merupakan keputusan seluruh rakyat Indonesia yang diwakili anggota DPR RI di Jakarta.
Soal ini, pengamat politik Rocky Gerung menilai, Jokowi yang dikepung oleh kritik soal IKN harus mencari alasan tentang ibu kota negara baru yang hingga kini pemindahannya tak kunjung diresmikan lewat keppres.
“Pada akhirnya Presiden Jokowi harus cari alasan, karena dikepung oleh kritik soal IKN, dan itu menunjukkan bahwa ada hal yang sebetulnya dari awal dia sembunyikan, yaitu ambisi dia itu,” urainya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari kanal Youtube Rocky Gerung Official.
Lebih lanjut Rocky menuturkan, klaim Jokowi bahwa pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur adalah keputusan rakyat, merupakan alasan atau pembenaran dari ambisi pribadinya.
“IKN itu adalah ambisi dia (Jokowi;red) sendiri,” tegasnya.
Bahkan sambung Rocky, Jusuf Kalla yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden Jokowi, tidak tahu bahwa ada keputusan untuk memindahkan ibu kota.
"Jadi Jokowi, di ujung masa jabatannya, bahkan masih mau berbohong. Tetapi dia akan dikejar oleh fakta-fakta bahwa memang IKN akan mangkrak, apalagi kalau APBN yang 3.600 T dari Pak Prabowo itu tidak akan dialirkan ke IKN, karena itu akan boros sekali anggaran,” jelas Rocky.
Menurut Rocky, yang diperlukan kini sebenarnya ialah kejujuran dari Jokowi, bahwa IKN merupakan ambisi yang diinvestasikan, ditanamkan untuk kepentingan popularitasnya.
“Yang sekarang justru berbalik, bahwa orang tidak lagi melihat IKN itu sebagai sumber kemewahan atau sumber pameran prestasi Jokowi, tapi dianggap sebagai monumen kegagalan dia,” urai Rocky lagi.
"Kita mulai melihat bagaimana Jokowi sampai akhir ujung masa jabatannya masih berupaya untuk jual IKN, masih berupaya untuk meminang investor, tetapi kita tahu bahwa di belakang itu, semua yang disebut jaminan investasi asing, semua itu adalah Mou, ya basa-basi yang bisa dibatalkan,” pungkasnya lagi.