news

Jelang Sang Suami Lengser, Iriana Jokowi Minta Maaf di Tengah Skandal Jet Pribadi Kaesang dan Fufufafa Gibran, Rocky Gerung: Lebih Personal

Kamis, 26 September 2024 | 20:14 WIB
Rocky Gerung nilai permintaan maaf Iriana lebih otentik dibanding sang suami Jokowi. (Kolase presidenri.go.id dan Instagram @rockygerunggfans.)

SketsaNusantara.id - Joko Widodo (Jokowi) akan resmi melengserkan jabatannya sebagai kepala negara yang telah diemban selama 10 tahun pada 20 Oktober 2024 mendatang.

Jokowi pun beberapa kali berpamitan dan meminta maaf sebelum masa jabatannya berakhir.

Hal serupa juga dilakukan Ibu Negara, Iriana Jokowi.

Baca Juga: Siapa Safeea Ahmad? Inilah Profil Putri Ahmad Dhani dan Mulan Jameela yang Seringkali Dimanja Al, El dan Dul

Permintaan maaf itu disampaikan Iriana Jokowi dalam penyuluhan anti narkotika yang diikuti ribuan pelajar di Jakarta.

Iriana berpamitan sekaligus meminta maaf jika selama 10 tahun mendampingi Presiden Jokowi sebagai ibu negara ada salah.

Politikus Rocky Gerung menilai, permintaan maaf Iriana Jokowi dilihat dari keotentikan lebih condong ke sisi batiniah.

Baca Juga: Jaga Privasi Korban, AJI Indonesia Kritik Pelanggaran Etik Media Massa dalam Pemberitaan Kekerasan Seksual di Gorontalo

Permintaan maaf Iriana Jokowi pun menurut Rocky, lebih personal dibandingkan sang suami, yang notabene adalah kepala negara.

Sebab, sebagai istri dari Jokowi, Iriana mengetahui secara lengkap psikologi dari suaminya, sebagai orang yang intens ada di samping Jokowi.

"Jadi kalau seorang ibu negara mengucapkan kata maaf, itu berbeda dengan permintaan maaf kepala negara, kan kepala negara permintaan maafnya itu tidak terikat secara personal, karena kedudukan ia adalah kedudukan publik," kata Rocky Gerung dikutip SketsaNusantara.id dari Youtube Rocky Gerung Official.

Baca Juga: Bukan Bagi-bagi Kursi, Inilah Alasan Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran Akan 'Menggemuk' Hingga 44 Menteri

Sementara ibu negara, meskipun tetap memiliki aspek publik, tapi ia tidak memikul beban tanggung jawab seperti yang dibebankan pada suaminya.

"Jadi kita bedakan dulu, semacam diskresi di dalam memperlihatkan sifat keibuan, yang mengerti bahwa situasi hari ini dia alami dan beliau endapkan sebagai seorang ibu yang melihat bagaimana keluarganya mengalami ketidaktenangan, anak-anaknya di-bully, Pak Jokowi juga di-bully, bahkan atau dikritik dengan cara yang sangat tajam tuh,” tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini