SketsaNusantara.id - Puan Maharani membantah pemecatan Tia Rahmania dari PDI Perjuangan karena mengkritik Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron.
Ketua DPP PDI-P itu pun mengungkap, dipecatnya Tia sebagai kader tidak terkait dengan aksinya mengkritik Nurul Ghufron yang kemudian viral itu.
"Tidak ada hubungannya, karena memang acara di Lemhanas itu kan dilaksanakan sesudah surat itu (pemecatan;red) kemudian dilayangkan kepada KPU, jadi enggak ada hubungannya,” tegas Ketua DPR RI itu kepada awak media pada Kamis, 26 September 2024.
Menurut Puan, ada salah pengertian yang diarahkan pada ketidaksukaan antara partai politik dengan KPK.
"Ini jangan kemudian ada salah pengertian, ini ada sepertinya ada perbedaan atau ada ketidaksukaan antara partai politik dengan KPK, tidak, tidak ada,” tegasnya lagi.
Selain itu, Puan mengarahkan untuk mencari detail soal pemecatan Tia dari PDI Perjuangan ke DPP PDIP yang menanganinya, khususnya ke mahkamah partai.
“Memang di internal partai kita mempunyai mahkamah partai yang bisa memutuskan secara internal berkait apakah salah satu caleg dari internal bisa kemudian dilantik atau tidak dilantik. Tapi bagaimana detailnya silahkan tanyakan kepada DPP partai,” tegas Puan lagi.
Akibat dipecat PDI Perjuangan, Tia yang notabene menjadi anggota DPR RI terpilih 2024-2029 pun batal dilantik pada 1 Oktober mendatang.
Posisinya digantikan caleg dari PDI Perjuangan lainnya yang bersaing di Dapil Banten 1, yakni Bonnie Triyana.
Tia Rahmania menjadi peraih suara terbanyak sebesar 37.359, sementara Bonnie Triyana di posisi dua sebanyak 36.516 suara.
Sebelumnya, nama Tia Rahmania, caleg DPR RI Dapil I Banten dari PDI Perjuangan sempat viral di media sosial lantaran aksinya yang mengkritik Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di acara Lemhanas belum lama ini.