news

Hari-Hari Jelang Jokowi Kembali Jadi Warga Biasa, Banyak Sindiran dan Cacian, Mahfud MD: Orang-Orang Melakukan Nahi Munkar

Kamis, 26 September 2024 | 05:30 WIB
Mahfud MD menyebut tidak ada semangat Reformasi di akhir rezim Jokowi. (Kolase, tangkap layar Youtube Mahfud MD Official)

SketsaNusantara.id - Menjelang lepas jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) menuai banyak kritika, sindiran, bahkan cacian di berbagai media sosial (medsos).

Tak sedikit di antara beragam komentar di medsos itu nadanya mencemooh Jokowi hingga keluarganya.

Di sisi lain, beragam pujian atau apresiasi kepada Jokowi pun sebenarnya tidak sedikit.

Baca Juga: Istana Pasang Badan Dugaan Gratifikasi Kaesang Pangarep, Singgung Megawati hingga Mahfud MD Gunakan Jet Pribadi

Namun, hari-hari menjelang pelantikan Prabowo Subianto sebagai presiden baru, fenomena hujatan kepada Jokowi tampak mencolok.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyampaikan pandangan tentang fenomena tersebut.

Menurutnya, apa yang terjadi sekarang ini adalah kerusakan di bidang demokrasi dan institusi.

Baca Juga: 5 Kontroversi Alvin Lim: dari Pengacara hingga Pernah Jadi Tersangka, Terbaru Koar-Koar Soal Mahfud MD yang Kritik Kaesang

Bahkan, levelnya sudah keterlalu, meskipun tidak menghilangkan berbagai prestasi yang dicapai Jokowi.

"Ini kan sudah keterlaluan kerusakan yang dibuat, terutama di bidang demokrasi dan institusi, tanpa menghilangkan prestasi-prestasi yang telah dibuat," ujar Mahfud dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Mahfud MD Official, 24 September 2024.

Mahfud juga menyebut bahwa dalam kondisi sekarang ini sudah pada tataran tidak mengetahui cara memperbaiki kerusakan tersebut.

Baca Juga: Profil Alvin Lim, Pengacara yang Sebut Mahfud MD Maling Teriak Maling Usai Vokal Soal Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Kaesang

"Kita tidak tahu bagaimana memperbaiki yang sudah rusak terlalu jauh ini," lanjutnya.

Bertahun-tahun sejak Gerakan Reformasi, Mahfud melihat bahwa semangat itu tidak ada di hari-hari terakhir kepemimpinan Jokowi.

Halaman:

Tags

Terkini