SketsaNusantara.id – Perusahaan merek Tupperware belakangan ini menjadi perbincangan oleh netizen.
Pasalnya, perusahaan yang berfokus pada pembuatan peralatan rumah tangga itu kini dikabarkan terancam bangkrut.
Diketahui, pihak Tupperware telah mengajukan perlindungan kebangkrutan di Delaware, Amerika Serikat pada Selasa, 17 September 2024.
Adapun beberapa faktor yang mengakibatkan perusahaan Tupperware bangkrut yakni adalah adanya penurunan penjualan yang drastis dalam beberapa tahun terakhir. Diketahui, penjualan dari perusahaan ini turun menjadi 18% menjadi US$ 1,3 miliar di tahun 2022 dibandingkan 2021.
Selain itu, terdapat beban utang yang besar karena memiliki utang lebih dari US$ 700 juta dan persiapan kebangkrutan menyusul negosiasi yang berlarut antara perusahaannya dan pemberi pinjamannya terkait cara mengelola utang tersebut.
Tak hanya itu, Tupperware tidak bisa beradaptasi dengan perubahan pasar serta persaingan yang semakin pesat.
Baca Juga: Tupperware Bangkrut! Ternyata Ini Sosok Pendirinya, Berawal dari Ide Penghematan
Diketahui Tupperware masih menggunakan pemasaran berjenjang atau MLM (Multi-Level Marketing) dan adanya masalah manajemen dan pelaporan keuangan.
Adanya kabar kebangkrutan tersebut, netizen mulai mencari tahu siapa pendiri dari perusahaan Tupperware.
Dilansir dari laman milik tupperware.co.id oleh SketsaNusantara.id, pendiri dari perusahaan Tupperware adalah Earl Silas Tupper yakni seorang pebisnis yang lahir di Amerika Serikat.
Earl Silas Tupper dikenal sebagai sosok yang kreatif karena sejak umur 21 tahun telah bergabung di perusahaan yang berfokus pada inovasi dan riset. Ia telah berhasil menciptakan metode untuk memurnikan ampas biji hitam polyethylene menjadi plastik yang kuat, tidak berminyak, bening, ringan, dan nyaman digunakan.