news

Sempat Mengelak, Undip Akhirnya Minta Maaf dan Akui Ada Perundungan PPDS di RS Kariadi Semarang, DPR RI Minta Semua Pihak Fokus Cari Solusi

Sabtu, 14 September 2024 | 07:00 WIB
Potret Irma Suryani, Anggota Komisi IX DPR RI dalam konferensi pers di FK Undip terkait kasus perundungan PPDS di RS Kariadi. (YouTube Undip TV)

 

Sketsanusantara.id - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip) akhirnya mengakui adanya perundungan dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS Anestesi di RS dr. Kariadi Semarang, Jawa Tengah.

Dugaan terkait perundungan mencuat usai dokter Aulia Risma Lestari ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya dan ditemukan petunjuk bahwa mendiang mengalami tindakan tak menyenangkan dari senior hingga memilih mengakhiri hidupnya.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kampus FK Undip Semarang pada hari Jumat, 13 September 2024, Yan Wisnu selaku Dekan FK Undip menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak karena lalai terkait masalah ini.

Baca Juga: Bongkar Sisi Lain Kematian dr Aulia Risma Mahasiswi PPDS Undip, Pihak Keluarga Sudah Lakukan Ini Sejak 2022!

"Saya sampaikan bahwa kami dari FK Undip menyadari sepenuhnya dan mengakui bahwa dalam sistem pendidikan Dokter Spesialis di internal kami termyata telah terjadi praktek-praktek atau kasus perundungan dalam berbagai bentuk, derajat dan hal," kata Dekan FK Undip sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Undip TV.

"Dengan demikian, kami memohon maaf kepada masyarakat, pada Kemendikbudristek, Kementerian Kesehatan, dan juga kepada Komisi IX, Komisi X DPR RI, karena masih ada kekurangan dari kami di dalam menjalankan proses pendidikan Dokter Spesialis," imbuhnya.

Pihak RS Kariadi juga menyampaikan permintaan maaf dan merasa ikut bertanggung jawab atas terjadinya perundungan pada PPDS anestesi di lingkungannya.

Baca Juga: Geger! Beredar List Video Asusila KKN Undip, Bikin Netizen Curiga, Benarkah Cuma Pengalihan Isu Kasus Perundungan PPDS Aulia Risma?

FK Undip dan RS Kariadi terbuka dan menerima segala koreksian dari berbagai pihak sehingga dapat mengawasi dan melakukan perbaikan agar proses pendidikan berjalan dengan baik serta memberi bermanfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya, Undip sempat membantah adanya dugaan kasus perundungan yang di RS Kariadi yang menjadi penyebab kematian dokter anestesi, Aulia Risma.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI juga ikut turun tangan dan mendesak kasus siusut tuntas hingga meminta pihak kampus dan rumah sakit untuk terbuka dalam segala hal terkait dugaan kasus perundungan dalam PPDS Anestesi di RS Kariadi.

Baca Juga: Menkes Sebut Polisi akan Lakukan Gelar Perkara Kasus Bullying PPDS Undip Hari Ini: Bersama Bu Irjen...

Kemenkes juga melakukan penangguhan PPDS Anestesi Undip yang membuat suasana makin panas hingga pihak kampus melapor ke polisi karena Kemenkes dianggap menyebarkan berita bohong atau hoaks.

Halaman:

Tags

Terkini