SketsaNusantara.id - Nama Brandoville Studios menjadi trending di media sosial beberapa waktu.
Perusahaan yang bergerak di bidang game dan animasi ini viral setelah salah satu pegawainya membeberkan borok perusahaan.
Pengguna Twitter/X Bisher Dokkmak membagikan unggahan mantan karyawan Brandoville, Christa Sydney di akun X.
Tautan berisi bukti foto dan kronologi aksi pelecehan yang dialaminya serta rekan-rekan kerjanya akhirnya viral.
Cherry Lai, istri dari Ken Lai, pemilik Brandoville Studios diduga telah melakukan sejumlah tindakan pelecehan dan kekerasan fisik dan mental kepada karyawannya.
Seperti, memaksa karyawan untuk menampar dirinya sendiri sebagai hukuman lalu dikirim melalui video via WhatsApp.
Baca Juga: Pengadilan Negeri Denpasar Tangguhkan Penahanan I Nyoman Sukena: Kini Menjadi Tahanan Rumah
Selain itu, juga dilaporkan terkait pelecehan verbal dan mempermalukan pekerja serta kolega di depan umum.
Tidak hanya itu saja, menurut pengakuan Christa Sydney, karyawan dipaksa untuk membayar sendiri biaya perjalanan dinas dan peralatan kerja. Padahal itu merupakan tanggungjawab perusahaan.
Profil Brandoille Studios
Brandoville Studios merupakan perusahaan yang bergerak di bidang seni animasi dan industri game.
Baca Juga: Pengadilan Negeri Denpasar Tangguhkan Penahanan I Nyoman Sukena: Kini Menjadi Tahanan Rumah
Dilansir SketsaNusantara.id dari website resmi Brandoville Studios, bisnis ini dirintis oleh Ken Lai yang sebelumnya menjadi pemegang saham di Lemon Sky Studio Malaysia.