Di balik malangnya nasib cinta Ismail masih banyak orang yang memberikan dukungan dan empati kepada Ismail.
Bahkan salah satu penduduk memberikan nasehat kepada Ismail bahwa ia masih muda dan jalannya masih panjang jadi tak pantas menangisi seorang perempuan.
Tampak di video Ismail menangis dan mencium tangan orang-orang yang telah menolongnya selama di Jember ketika hendak pamit pulang.
Unggahan salah satu akun Instagram itu dipenuhi oleh berbagai macam komentar dari netizen Indonesia.
Melalui banyaknya komentar di media sosial, menunjukkan bahwa kisahnya menyentuh hati banyak orang namun juga tak jarang kritikan yang diarahkan langsung pada sosok Ismail.
"Dia aja bingung ngurus dirinya sendiri, wajar ditolak, realistis aja," tulis @royissafrindo.
"Logikanya keliru bang, dari awal si cewek udah salah, kalau memang dari awal merasa tidak pas ya jangan disuruh datang dan kasih alamat," jawab @adk***.
"Effort nya ga main-main," lanjut @pip***.
Di balik cerita cinta Ismail yang menyedihkan, tak bisa dipungkiri bahwa kisah ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa media sosial memang gampang mempertemukan banyak orang.
Namun di balik segala kemudahan tak jarang menciptakan ekspektasi yang tidak realistis.
Banyak pasangan yang terpengaruh oleh gambaran ideal tentang cinta yang ditampilkan di media sosial, namun setelah pertemuan secara nyata ternyata tak sesuai dengan apa yang ada dibenak hingga berakhir penolakan.***