SketsaNusantara.id - Nama Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul, tengah jadi sorotan usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantiknya jadi Menteri Sosial (Mensos).
Gus Ipul dilantik di Istana Merdeka Jakarta pada hari Rabu, 11 September 2024 dan secara resmi telah menjabat sebagai Mensos menggantikan posisi Tri Rismaharini.
Tri Rismaharini atau yang akrab dipanggil Bu Risma resmi mengundurkan diri dari jabatan Mensos setelah mendaftar jadi Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) dan kini fokus mengikuti kontestasi Pilkada 2024.
Mengenal lebih dekat dengan Gus Ipul, berikut profil singkat dan rekam jejaknya di pemerintahan yang ternyata memiliki sederet prestasi sebagaimana dihimpun SketsaNusantara.id dari laman resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan dan berbagai sumber lainnya.
Gus Ipul merupakan seorang politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mulai berkarir di bidang politik sejak tahun 1999.
Gus Ipul merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) di Universitas Nasional Jakarta, dan pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta pada tahun 1990-1992.
Baca Juga: Sekjen PBNU Gus Ipul Dilantik Jokowi Jadi Mensos Gantikan Tri Rismaharini
Pria asal Pasuruan, Jawa Timur ini juga dipercaya menjadi Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) pada tahun 1990-1995.
Selain itu, Gus Ipul juga aktif di organisasi Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), bahkan dipercaya menjadi Ketua Umum GP Ansor pada tahun 1999 menggantikan mendiang Iqbal Assegaf.
Rekam jejak Gus Ipul di dunia politik pun sangat banyak. Pria kelahiran 28 Agustus 1964 itu pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada pemerintahan presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
Baca Juga: 4 Pernyataan Gus Ipul Soal Lukman Edy yang Dilaporkan PKB ke Bareskrim Polri: PBNU Siap Berproses!
Tak lama kemudian, Gus Ipul memutuskan keluar dari PDIP dan bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada tahun 2001. Gus Ipul kemudian dipilih untuk menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKB tahun 2002.