SketsaNusantara.id - Media sosial tengah dihebohkan dengan video seorang pemuda di Samarinda, Kalimantan Timur yang mengaku dipukul oleh pasukan pengamanan presiden atau paspampres saat selfie dengan Presiden Jokowi.
Dalam video yang diunggah di media sosial Twitter, tampak seorang pemuda mengenakan baju kotak-kotak mendekati Presiden Jokowi.
Terlihat pemuda tersebut awalnya berhasil mengambil video ketika berada di dekat Presiden Jokowi.
Pemuda tersebut tampak kegirangan, namun tak lama kemudian keadaan berbalik menjadi musibah baginya.
Pemuda tersebut mengucapkan terima kasih pada Presiden Jokowi karena mau diajak selfie, namun Paspampres menghadang dan memperingatkan agar tak terlalu dekat.
Pemuda itu lantas dijauhkan dari jangkauan Ring 1 dan meminta maaf, namun yang didapatnya adalah pukulan pada bagian perut yang membuatnya mengerang kesakitan.
"Saya dipukul sama paspampres," kata pemuda tersebut sambil memegang perutnya yang masih merasa kesakitan sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dalam video berdurasi 25 detik yang diunggah akun @anonjawa pada hari Senin, 9 September 2024.
Sontak video tersebut menyita perhatian publik dan menuai kritikan dari netizen. Warganet menyayangkan sikap paspampres yang menggunakan kekerasan bahkan memukul hingga suaranya terdengar cukup keras di video tersebut.
"Selfie sama presiden, dibayar tinju dari paspampres, wtf. Makanya rajinlah belajar, kalau malas jangan jadi paspampres," komentar akun Twitter @anonjawa.
"Sudah minta maaf masih dapat tinju dari paspampres, kasar baget, tinggal tarik aja beres kenapa harus mukul, memang ada aturannya dan petugas juga lalai karena gagal mengamankan jarak steril presiden," komentar akun @silent_mfroe.