Refly juga menyoroti persoalan nama Jokowi yang dipakai untuk organisasi atau kelompok masyarakat.
Pasalnya, Jokowi adalah presiden dari seluruh masyarakat Indonesia, bukan presiden relawan saja.
Hal tersebut justru dapat disalahgunakan untuk mencari keuntungan dalam berpolitik.
"Masak nama organisasi menggunakan nama presiden ya. Dan justru itu akan dimanfaatkan untuk mencari katakanlah, keuntungan, minimal keuntungan politik," pungkas Refly.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!