Menanggapi hal tersebut, netizen pun memadati kolom komentar.
"Min saya beli 5 keping, saldo kepotong dan tapi tetap disuruh membayar dan tidak ada meterai yg masuk. Itu bagaimana ya min?," tanya akun @Han1***7764.
Tak cuma menanyakan perihal komplain pembelian e-materai, netizen juga protes ternyata link pengaduan sudah tak lagi bisa diakses karena pembatasan.
"Gimana si. Kalo emang semua2 dibatasi, sistem gak siap, pake materai biasa aja lah min. Pengaduan dibatasi. Saldo berkurang tp e-materai gak masuk @BKNgoid tanggapannya dong min. Web lain juga pada kosong dan error e-materainya. Dimohon kebijaksanaannya," tulis akun @sssson**anu.
Sebagai informasi, Peruri merupakan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia.
Peruri bekerja sama dengan BKN untuk menyediakan platform resmi tempat pembelian e-meterai.
Lewat situs peruri.co.id, calon ASN bisa mendapatkan e-meterai asli yang dibutuhkan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!