news

Paus Fransiskus Datang ke Indonesia, Netizen Ramai Ajak 'The Smiling Pope' Ikut Aksi Kamisan dan Bertemu Sumarsih, Keluarga Korban Tragedi 1998

Rabu, 4 September 2024 | 07:00 WIB
Potret Paus Fransiskus diharapkan ikut acara kamisan dan dapat bertemu dengan Sumarsih keluarga korban tragedi Semanggi 1998. (Kolase X/sumarsih/pontifex)

Warganet pun kemudian mengajak Paus Fransiskus ikut Aksi Kamisan yang bertepatan dengan Momen Misa Kudus yang akan diselenggarakan hari Kamis, 5 September 2024.

"Bapa Paus @franciscus, kami memohon Anda untuk bisa mengikuti Aksi Kamisan yang telah diadakan ratusan kali sampai saat ini yang dilakukan sebagai aksi protes damai dan menuntut keadilan atas pelanggaran HAM yang belum terselesaikan di Indonesia," lanjut akun tersebut.

Baca Juga: Spesifikasi Toyota Innova Zenix, Mobil yang Dipakai Paus Fransiskus dalam Kunjungan ke Indonesia, Berapa Harganya?

"Kunjungan Bapa juga bertepatan dengan masa berkabung yang dikenal sebagai Semptember Hitam. Kami percaya masa berkabung ini juga sejalan dengan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan Katolik. Berkatilah kami, Paus @franciscus," pungkasnya.

Aksi warganet mengajak Paus Fransiskus mengikuti Aksi Kamisan pun didukung banyak pihak hingga tagar "Kamisan" trending di Twitter bebarengan dengan tagar "Bapa Paus" dan "Paus Fransiskus" yang masih jadi pembahasan teratas di media sosial.

Sebagai informasi, Ibu Sumarsih dikenal publik melalui Aksi Kamisan yang selalu diadakan setiap hari Kamis untuk mencari jawaban atas kematian putranya dalam tragedi Semanggi di penghujung kekuasaan Orde Baru pada tahun 1998.

Baca Juga: Apa Itu Plat Nomor SCV 1? Plat Mobil Kijang Innova yang Dipakai Paus Fransiskus Selama Kunjungan di Indonesia

Meski Orde Baru berhasil ditumbangkan namun, nasib Wawan dan para korban Tragedi Semanggi 1998 lainnya masih belum jelas. Bahkan, kasus HAM ini seakan ditutup-tutupi dan mendapat impunitas dari negara.

Sementara itu, Paus Fransiskus juga dikenal sebagai sosok Pemimpin Umat Katolik sedunia dan selalu memberikan atensi luar biasa pada korban kekerasan.

Paus Fransiskus menjadi imam muda yang menentang kampanye keji yang dilakukan junta militer Argentina pada tahun 1976-1983 hingga menewaskan puluhan ribu warga dan banyak korban "dihilangkan" pihak berwenang.

Paus Fransiskus juga pernah menjumpai penyintas konflik di Irak yang pernah merasakan gelapnya hidup di bawah kekejaman ISIS.

Bukan hal yang tidak mungkin, "The Smiling Pope" yang membawa misi kemanusiaan ke Indonesia bisa membawa pesan perdamaian yang dapat menghentikan pelanggaran HAM serta menegaskan kewajiban bangsa tentang keadilan sosial.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini