SketsaNusantara.id - Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto menyinggung angka 11 pada pidatonya.
Hal itu ia sampaikan saat Apel Kader Partai Gerindra di Indonesia Arena Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 31 Agustus 2024.
"Jadi kalau akhir-akhir ini ada yang, apa yaa…omon-omon, enggak enak lagi. Udah-udah sekarang enggak boleh, tidak boleh nyindir-nyindir lagi. Jangan ada yang nyebut-nyebut angka 11, jangan! Enggak boleh, enggak boleh,” ucap Prabowo dikutip SketsaNusantara.id dari kanal Youtube Gerindra TV.
Angka 11 yang dikutip Prabowo seolah mengisyaratkan saat ia bersama Gibran Rakabuming Raka tampil pada debat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 beberapa waktu lalu.
Kala itu, capres nomor 3 Ganjar Pranowo meminta Anies Baswedan, capres nomor 1 untuk menilai kinerja Prabowo Subianto selama memimpin Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
“Mas Anies enggak usah takut, disebut saja angkanya berapa gitu loh. Kayak saya gitu loh, jangan di bawah lima, sebut saja berapa?,” tanya Ganjar pada Anies.
Anies pun tanpa ragu menjawab kinerja Prabowo di Kementerian Pertahanan 11 dari 100.
“11 Mas (skor Kemenhan;red) dari 100,” jawab Anies saat itu.
Namun ternyata, angka 11 tidak hanya diungkit Prabowo saat Apel Kader Partai Gerindra saja, melainkan juga saat penutupan Kongres ke-6 PAN di Jakarta, pada Sabtu, 24 Agustus 2024 lalu.
Saat itu, Prabowo mengaku tidak mempermasalahkan diberi nilai 11 untuk kinerjanya sebagai Menteri Pertahanan.
Sebab menurutnya, berdasarkan data, 58,58 persen menjadi nilai yang diberikan oleh masyarakat Indonesia atas kinerja Kemenhan.