SketsaNusantara.id - Anies Baswedan mengenakan kaos hitam bertuliskan 'We The People' saat Car Free Day (CFD) di Jakarta, Minggu 1 September 2024.
Ia menggunggah foto momen tersebut di akun Instagram saat dikerubuti warga yang saling berdesakan dan meminta foto bersama.
Dari pantauan SketsaNusantara.id pada unggahan akun Instagram @aniesbaswedan, ada 10 foto Anies bersama warga mulai dari jalan hingga di dalam KRL.
"Pagi ini, jalan-jalan di tengah keramaian Car Free Day. Ada doa, harapan, semangat, dan cinta yang luar biasa di setiap senyum sapa, jabat tangan, dan pelukan," tulis Anies dalam unggahan tersebut, Minggu 1 September 2024.
Penampilan Anies cukup mencolok karena warna dan teks di kaos hitam yang dikenakan dengan sudut pengambilan dari jauh.
"We the People" atau "Kami adalah Rakyat" merupakan frasa yang sangat terkenal dan merupakan 3 kata pertama yang tercantum dalam Pembukaan Konstitusi Amerika Serikat.
"We the People of the United States, in Order to form a more perfect Union, establish Justice, insure domestic Tranquility, provide for the common defence, promote the general Welfare, and secure the Blessings of Liberty to ourselves and our Posterity, do ordain and establish this Constitution for the United States of America," demikian bunyi Pembukaan Konstitusi Amerika Serikat yang dikutip dari Properpatriot.com.
Teks tersebut jika diterjemahkan secara harfiah kira-kira begini:
"Kami, Rakyat Amerika Serikat, dalam rangka membentuk Persatuan yang lebih sempurna, menegakkan Keadilan, memastikan Ketenangan dalam negeri, menyediakan pertahanan bersama, memajukan Kesejahteraan umum, dan mengamankan Berkat Kebebasan bagi diri kami dan Keturunan kami, menetapkan dan menyusun Konstitusi ini untuk Amerika Serikat."
Frasa "We the People" dalam pembukaan Konstitusi Amerika Serikat memiliki makna yang sangat mendalam dan simbolis.
Ungkapan ini menegaskan bahwa kekuasaan pemerintahan berasal dari rakyat, bukan dari raja, penguasa, atau entitas lainnya.