SketsaNusantara.id - Anies Baswedan yang digadang-gadang akan maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta yang diusung PDIP akhirnya harus menelan ketidakpastian ketika ia ternyata belum juga disebutkan namanya oleh Megawati.
Namun spekulasi terus berkembang liar, bahwa Megawati belum menyebutkan namanya karena disebabkan trauma dan takut dikhianati seperti peristiwa-peristiwa sebelumnya.
Rumor gagalnya Anies Baswedan diusung PDIP dan Megawati sebagai calon Gubernur DKI Jakarta mengundang banyak reaksi dari netizen.
Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari Twitter @Edy Bayo Regar yang justru merasa senang jika PDIP gagal mengusung Anies Baswedan pada Pilkada 2024.
"Kalaulah seandainya Anies gagal dicalonkan PDIP itu adalah sebuah berkah, karena saya gak rela orang setulus beliau dibentak2 begini oleh ketum partai yg mencalonkannya," tulisnya.
Cuitan pemilik akun Twitter tersebut mengacu pada tindakan Megawati yang konon sampai membentak Airin Rachmi Diany yang merupakan calon Gubernur Banten di hadapan banyak kader lainnya saat pengumuman.
Dalam kesempatan usai pengumuman calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP memang ada momen dimana Megawati memanggil nama Airin dengan nada keras sambil menunjuk Airin.
Dan rupanya tindakan Ketua Umum PDIP tersebut tak luput dari perhatian masyarakat yang menyaksikan secara langsung acara tersebut.
"Mas @aniesbaswedan gak jadi nyagub dengan PDIP tidakkah perlu disesalkan, malah harus bersyukur gak "di Airin kan," dulu pantes Mulyono marah, wong diperlakukan kayak gitu. Untuk @PDI_Perjuangan , belajarlah memperlakukan kader, petugas atau siapapun lebih elok," tukis @5teV3n_Pe93L.
"Pantes Mulyono kabur," balas @myyangzi.
"Setuju jangan sampai pak Anies diperlukan seperti airin... tdk nyagub ora patekhen dari pada dipaksa jadi kader yang mana tdk seirama dgn gagasan-gagasan pak anies... @aniesbaswedan jangan khawatir untuk 2029 pasti nanti ada jalan niat baik pasti akan ada jln @PDI_Perjuangan," balas @sekitar_kami.