news

Momen Geng Komika 'Tamasya' ke Gedung DPR RI Ikut Demo Kawal Putusan MK, Abdur Blak-blakan Sebut Sosok Ini Sebagai Pengkhianat

Kamis, 22 Agustus 2024 | 12:35 WIB
Potret Geng Komika merapat ke Gedung DPR RI ikut Demo Darurat Indonesia untuk Kawal Putusan MK di Senayan. (X/YLBHI.)

Namun, Abdur malah menyebut Mamat sebagai seorang pengkhianat karena absen dan menuduh kawannya itu menarik dukungan untuk Indonesia.

"Mamat, tadi subuh sudah deal gak datang, ternyata dia menarik dukungannya, parah dia," kata Abdur.

Baca Juga: Seruan Tegas Koalisi Lintas Organisasi Pers Menghadapi Ancaman Demokrasi, Media Harus Tetap Berdiri Tegak Lawan Oligarki

Perkataan Abdur kemudian ditanggapi komika lain yang menyayangkan keputusan Mamat untuk tidak ikut merapat ke Gedung DPR RI. 

"Memang parah Mamat itu dari namanya saja sudah kelihatan Mamat, Mamat, ke Pengkhianat, dia mengkhianati demokrasi," sindir Abdur sambil tersenyum getir.

Video tersebut pun menuai beragam reaksi dari netizen. Warganet menilai perkataan Abdur adalah guyonan dan tak sedikit yang mengapresiasi para komika, karena ikut turun  ke jalan mengawal putusan MK (Mahkamah Konstitusi).

Baca Juga: Tone Deaf, Kaesang dan Erina Gudono Pakai Private Jet hingga Makan Roti Seharga Gaji Guru Honorer, Auto Bikin Netizen Ngamuk

"Semangat, abang-abangku semua, Pak Press (Adjis) tolong dijaga anak buahnya, semoga lancar," komentar salah satu netizen.

"Mamat tak usah demo, gak level dia turun ke jalan, yang ada dia langsung tatap muka pakai jalur elite. Stay safe semuanya yang ikut turun ke jalan, kami doakan lancar," komentar netizen lainnya.

Sementara itu, Mamat Alkatiri ternyata hadir dalam Demo Darurat Indonesia dan menyampaikan orasinya untuk melawan elemen-elemen dalam pemerintah yang berencana menganulir putusan MK dan menolak pengesahan RUU Pilkada.

Baca Juga: Demo Kawal Putusan MK, Gerbang Depan Gedung DPR RI Dipasang Beton, Netizen: Sebenarnya DPR Punya Berapa Pintu?

Demo Darurat Indonesia ini dipicu dari ulah DPR RI yang menganulir putusan MK soal syarat usia calon kepala daerah yang dinilai mendukung dinasti politik Jokowi agar Kaesang bisa maju di Pilkada 2024.

DPR RI berencana mengadakan rapat Kamis, 22 Agustus 2024 untuk mengesahkan RUU Pilkada, namun karena tidak memenuhi kuorum, maka sidang paripurna ditunda untuk sementara.****

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

 

Halaman:

Tags

Terkini