Pihak kepolisian dari Polsek Tebet juga turut menelusuri lokasi kebakaran untuk mengetahui penyebab terjadinya peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, Kompol Murodih selaku Kapolsek Tebet menuturkan bahwa penyebab kebakaran diduga akibat adanya korsleting listrik.
"Kejadian awal seperti yang kami dengar dari warga, percikan api diduga diakibatkan karena korsleting listrik sehingga ini dibantu petugas damkar untuk segera melakukan pemadaman," kata Kompol Murodih kepada wartawan di lokasi kejadian.
Baca Juga: Istri Tria The Changcuters Ungkap Kondisi Terkini Suami Pasca Pingsan di Tengah Konser: Masih...
Api yang menyala begitu besar di kawasan padat penduduk, mengakibatkan sejumlah rumah terbakar dan warga yang terdampak sementara diungsikan sementara di sekitar Stasiun Manggarai yang dekat dengan lokasi kejadian.
3. Proses Pemadaman Melibatkan 34 Unit Mobil Damkar
Kebakaran hebat yang terjadi di Manggarai pun membutuhkan proses pemadaman yang cukup lama.
Dibutuhkan sebanyak 34 unit mobil pemadam kebakaran dengan mengerahkan 120 personel damkar gabungan dari Jakarta Selatan dan Jakarta Timur untuk memadamkan api yang makin berkobar di lokasi kejadian.
Melalui akun Instagramnya, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta menyebut api dipadamkan dalam waktu lebih dari 4 jam.
"Operasi pemadaman dimulai pukul 02.44 WIB dan petugas masih berjibaku melokalisir perambatan api. Pada pukul 06.30 WIB petugas berhasil memadamkan api, kemudian pada pukul 06.57 WIB operasi pemadaman masuk ke tahap pendinginan untuk mengurai material yang mudah terbakar agar tidak menyisakan api maupun asap," ungkap akun @humasjakfire.
Beberapa bantuan dikerahkan dari pihak kepolisian dari Polsek Tebet, Koramil, hingga Satpol PP, PLN dan Dishub untuk menindaklanjuti peristiwa kebakaran ini.
4. Rute Transportasi Umum TransJakarta Dialihkan
Musibah kebakaran yang terjadi di Manggarai juga berdampak pada sarana transportasi umum Kereta Api Commuter Line dan Bus TransJakarta.