news

Karang Taruna Nawasena, Jember Gelar Lomba Poster dan Cipta Lagu Berbasis AI, Salurkan Kemampuan Kreatif Anak Muda

Minggu, 11 Agustus 2024 | 19:30 WIB
Poster karya Khalfani Addakhil (Angga J Setiawan)

Berbeda dari Khalfani, Alfarizki Satria membuat poster tentang kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Satria, begitu biasanya dipanggil, yang tinggal di RT 06 ini menangkap fenomena yang kini tengah ramai dibicarakan warga, yakni Sound Horeg.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Mundur dari Ketum DPP Golkar, Ini Pesannya untuk Para Kader Partai Berlambang Beringin

Posternya menggambarkan sebuah pesta kemeriahan perayaan dengan menggunakan alat pengeras suara yang jumlahnya banyak atau Sound Horeg.

Menurut juri sekaligus pembina Karang Taruna Nawasena, Didik Suharijadi, ide lomba membuat poster dan lagu menggunakan aplikasi AI berawal dari obrolan anak muda yang akrab dengan teknologi.

“Mereka anak-anak Gen Z yang akrab dengan kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi, salah satunya AI. Maka mengapa tidak kita coba wadahi saja dengan lomba membuat poster dan lagu menggunakan aplikasi AI. Dan hasilnya ternyata di luar dugaan saya, padahal mereka hanya sekali saja mengikuti briefing pengenalan aplikasi AI. Ini bukti mereka kreatif dan jika diarahkan maka hasilnya juga positif,” ungkap Didik Suharijadi.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Mundur dari Ketum DPP Golkar, Ini Pesannya untuk Para Kader Partai Berlambang Beringin

Untuk mengikuti lomba tersebut, para peserta menggunakan aplikasi AI yakni Dalle-4 sebagai pembuat poster. Sedangkan untuk menciptakan lagu dipakai SUNO AI.

Setiap peserta diberi waktu satu jam untuk menyelesaikan tugasnya. Peserta ditantang memasukkan dan merangkai kata kunci yang tepat dalam aplikasi AI di HP untuk menghasilkan poster dan lagu yang menarik.

Sementara itu Ketua RW 17, Soetriono, mengapresiasi ide dan lomba membuat poster dan lagu menggunakan aplikasi AI yang digagas anak muda di kampungnya.

Baca Juga: Perbanyak Media Gathering, KPU Jatim Ajak Pers Sebarkan Informasi tentang Pilkada Serentak 2024 ke Publik

Menurutnya lomba ini bisa menggugah semangat dan kreativitas Gen Z sekaligus menjadi wahana literasi digital yang efektif dan tidak terkesan menggurui.

“Setahu saya lomba membuat poster dan lagu menggunakan aplikasi AI ini mungkin kali pertama diadakan, bahkan untuk di level Jawa Timur. Dengan lomba semacam ini anak-anak muda mendapatkan kesempatan mengembangkan ide kreatifnya, sekaligus menyalurkan kemampuan mereka ke arah yang positif,” jelas Soetriono yang juga guru besar di Universitas Jember ini.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini