Proses penyelamatan oleh petugas damkar pun tanggap dilakukan dengan memotong beberapa kayu dan melakukan pembersihan menggunakan alat berat.
Selain itu, dilakukan pengecekan kekuatan bangunan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi kejadian lain yang membahayakan.
Supardi selaku Kepala Bidang Penyelamatan Disdamkar Kabupaten Bandung, Supardi menyebut kemungkinan penyebab rumah roboh karena konstruksi bangunan yang bermasalah.
Dalam video yang diunggah dalam postingan terbaru akun @disdamkar_kab_bdg, tampak sejumlah petugas damkar dibantu warga sekitar membereskan material rumah yang menutup akses jalan di Kampung Cilisung, Margahayu, Bandung.
"Kami mendengar informasi rumah roboh di Margahayu sehingga sekarang ini petugas dibantu warga fokus membereskan material rumah yang menutup jalan dan usahakan pembersihan akan selesai hari ini," kata Supardi kepada wartawan ketika ditemui di lokasi kejadian pada hari Selasa, 6 Agustus 2024.
Supardi menyebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengirimkan alat berat guna mempercepat proses assesment dan evakuasi di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, petugas penyelamatan Disdamkar menginformasikan, bahwa rumah ambruk tersebut milik Bapak Cece yang dihuni 14 orang dari 3 KK (Kepala Keluarga).
Baca Juga: Berdandan ala Santri, Kaesang Kunjungi Cak Imin di Kantor PKB, Netizen: Partai Sarung Indonesia?
Setelah kejadian ini, pemilik dan penghuni rumah 3 lantai itu dikabarkan sudah berhasil dievakuasi sebelum ambruk dan dipastikan tidak ada korban jiwa.
"Rumah yang di sampingnya turut terdampak tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Pemilik rumah dan penghuni yang sebelumnya ada di dalam rumah juga sudah berhasil dievakuasi warga sebelum bangunan roboh," ungkap Supardi.
Hingga pukul 19:53 WIB pada Selasa, 6 Agustus 2024, tim penyelamatan Disdamkar Bandung melakukan penanganan hingga pembersihan lebih lanjut yang diperkirakan akan selesai dengan cepat jika tak ada kendala di lapangan.***