SketsaNusantara.id – Ribuan jamaah berkumpul di Masjid Istiqlal Jakarta pada 2 Agustus 2024 untuk melaksanakan Sholat Ghaib bagi Ismail Abdul Salam Haniyyah, mantan Perdana Menteri Palestina.
Acara tersebut dihadiri oleh Duta Besar Palestina, Zuhair Al-Shun, pejabat pemerintah, anggota DPR RI, dan beberapa tokoh nasional.
Sholat Ghoib dipimpin oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang dalam sambutannya menegaskan komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dan mengecam keras tindakan keji yang dilakukan oleh Zionis Israel.
"Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, kita semua berduka dan saya secara pribadi sangat berbelasungkawa atas kematian Almarhum Bapak Ismail Abdul Salam Haniyyah," ucapnya dengan penuh rasa duka.
Selain upacara keagamaan, Masjid Istiqlal bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) juga menggalang dana untuk bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.
"Kami telah menggalang dana sejak dua bulan lalu dan Alhamdulillah, Masjid Istiqlal menjadi salah satu lembaga yang paling banyak mengumpulkan dana untuk Palestina," kata Nasaruddin Umar.
Dana yang terkumpul rencananya akan digunakan untuk membangun kembali Masjid Istiqlal ini di beberapa tempat di Palestina, memperbaiki perumahan yang rusak, dan mendukung Rumah Sakit Indonesia di Palestina.
Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia dan jamaah Masjid Istiqlal.
Selain itu, Zuhair Al-Shun juga menyampaikan bahwa akan berkomitmen dalam memperjuangkan kemerdekaan untuk Palestina.
Baca Juga: Ulama Palestina Jadi Pelatih Tentara Majapahit, Pakai Baju Perang Pusaka Milik Sunan Kalijaga
Tidak hanya di Jakarta, Sholat Ghaib juga dilaksanakan di hampir seluruh masjid di Indonesia. Dewan Masjid Indonesia telah menginstruksikan kepada seluruh masjid untuk melaksanakan Sholat Ghaib usai Sholat Jumat sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan Palestina.
Acara di Masjid Istiqlal ini menjadi simbol solidaritas dan dukungan kuat masyarakat Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina, mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang selalu mendukung perdamaian dan keadilan di dunia internasional.***