"Ini iuran bukan masalah warga, masalah iuran yang tidak cocok," ucapnya.
"Kalau macet bisa diatur," imbuh Cak Muji.
Salah satu warga diketahui masih membahas perihal di luar masalah iuran keamanan. Cak Muji pun tak tinggal diam.
"Ini jalan, jalan umum, bukan jalan warga," tegasnya.
"Ini masalah iuran, itu aja persoalannya, bukan kemacetan, bukan masalah kebisingan," lanjut Wakil Walikota Surabaya tersebut.
Ditegaskan kembali oleh Cak Muji bahwa sebenarnya protes warga tidak akan terjadi jika sekolah tersebut mau menerima keputusan mereka.
Alhasil, mediasi antara warga dan SMP Kristen Petra 2 Surabaya tidak menemukan titik temu.
"Mediasi ini juga gak ada titik temu, jadi silahkan pihak sekolah yang mau lanjut masalah ini ke anggota dewan, dan warga punya jalan sendiri silahkan," jelas Cak Muji.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!